IHSG Pagi Ini Mulai Melemah Dampak Tersungkurnya Bursa Asia

IHSG Pagi Ini Mulai Melemah Dampak Tersungkurnya Bursa Asia

jf-jd-ma – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari Kamis (4/3/2021) di zona merah. Bersumber pada informasi Bloomberg, IHSG terpantau melemah 0, 47 persen ataupun 29, 67 poin ke level 6. 347, 09 pada jam 09. 04 Wib.

Setelah dibuka terkoreksi 0, 34 persen di posisi 6. 355, 38. Pada perdagangan Rabu( 3/3/2021), IHSG ditutup menguat 0, 28 persen ataupun 17, 55 poin ke level 6. 376, 76.

Pada awal perdagangan, tercatat 5 saham menguat, 21 melemah, serta 691 saham yang lain masih belum bergerak.

Pergerakan IHSG searah dengan pasar uang saham yang lain di Asia yang pula memerah. Indikator Topix serta Nikkei 225 Jepang masing – masing terkoreksi 1 persen serta 1, 55 persen.

Sedangkan itu, indikator Hang Seng Hong Kong melemah 1, 12 persen serta Shanghai Composite China terkoreksi 0, 96 persen. Di Korea Selatan, indikator Kospi melemah 0, 9 persen.

Dilansir Bloomberg, bursa Asia mendapat tekanan lanjutan menyusul kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, yang juga membuat Wall Street anjlok. Aksi jual obligasi Treasury AS telah mengguncang pasar seluruh dunia di tengah peringatan optimisme investor yang berlebihan di saham.

Pembuat kebijaksanaan pula masih nampak enggan buat turun tangan membeli surat pinjaman dengan tenor yang lebih lama.” Surat pinjaman tidak diragukan lagi mendesak deskripsi besar saat ini. Peneguhan yang dikala ini lagi berjalan dalam suku bunga globall sudah menarik minat para penanam modal serta pembuat kebijaksanaan moneter.

” Kata ahli strategi BMO Capital Markets Ian Lyngen, seperti dikutip Bloomberg. Fokus investor kini beralih ke komentar dari Gubernur Federal Reserve Jerome Powell. Presiden The Fed wilayah Chicago Charles Evans mengatakan pada hari Rabu bahwa memilki pandangan yang sama bahwa kenaikan imbal hasil baru-baru ini masih cukup sehat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *